Komisi II DPRD Nunukan Dorong Perbaikan Jalan Kampung Tebol Sebatik

faktaterkini.id, NUNUKAN – Kerusakan infrastruktur jalan di Kampung Tebol, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, mendapat perhatian DPRD Kabupaten Nunukan setelah warga mengeluhkan sulitnya akses transportasi yang menghambat aktivitas sehari-hari.

Komisi II DPRD Nunukan turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut pada Sabtu (9/5/2026). Kunjungan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Nunukan, A. Fajrul Syam, bersama Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah.

Bacaan Lainnya

Dalam peninjauan itu, warga dari RT 02, 04, 05, 07, dan 08 menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang rusak parah, berlubang, dan berlumpur sehingga sulit dilintasi kendaraan, terutama saat musim hujan.

Selain kerusakan jalan, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan yang membuat aktivitas masyarakat pada malam hari menjadi terbatas dan rawan kecelakaan.

Ramsah menegaskan bahwa akses jalan dan penerangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak berdampak langsung terhadap mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan akses menuju fasilitas kesehatan.

“Kalau akses jalan rusak, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Ini menyangkut kebutuhan dasar dan kelangsungan aktivitas warga setiap hari,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Ia menilai pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, A. Fajrul Syam memastikan DPRD Nunukan akan mengawal aspirasi warga agar usulan perbaikan jalan dan penambahan penerangan dapat masuk dalam prioritas pembangunan pemerintah daerah.

Menurutnya, jalan tersebut menjadi jalur utama masyarakat sehingga keberadaannya sangat vital bagi aktivitas ekonomi warga.

“Kami hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan. Jalan ini merupakan urat nadi ekonomi warga,” katanya.

Ia berharap masyarakat di wilayah perbatasan tidak lagi mengalami ketimpangan pembangunan dibanding wilayah lain di Kabupaten Nunukan.

DPRD Nunukan juga meminta pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret agar persoalan infrastruktur di Kampung Tebol tidak terus berlarut dan menghambat aktivitas masyarakat. (Adv)

Pos terkait