Pasar Ikan Higienis Tarakan Diresmikan Pemprov, Warga Kini Bisa Belanja Ikan Lebih Murah dan Nyaman

TARAKAN – Kehadiran Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Perikanan Tengkayu II, Kota Tarakan, membawa angin segar bagi masyarakat dan pelaku usaha perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain menghadirkan tempat belanja ikan yang lebih bersih dan nyaman, pasar ini juga menawarkan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar umum.

Pasar yang diresmikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara pada Minggu (3/5) itu diharapkan menjadi pusat aktivitas perikanan modern yang mampu mendukung stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.

Bacaan Lainnya

Peresmian dilakukan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Wahyuni Nuzband mewakili Gubernur Kaltara.

Dalam sambutannya, Wahyuni menegaskan bahwa pembangunan pasar ikan higienis merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki pelayanan sektor perikanan dari hulu hingga hilir.

“Pasar ini bukan hanya tempat jual beli, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memberi kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasar ikan murah yang digelar bersamaan dengan peresmian menjadi salah satu langkah strategis pengendalian inflasi daerah melalui kebijakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltara Tahun 2026.

Masyarakat dapat membeli berbagai jenis ikan dengan harga lebih rendah sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram dibanding harga pasar pada umumnya. Kondisi tersebut langsung menarik minat warga sejak pagi hari.

“Sejak pukul 6 pagi pembeli sudah ramai datang,” katanya.

Beragam komoditas hasil laut tersedia di pasar tersebut, mulai dari bandeng, tongkol, bawal, tenggiri, kerapu hingga kepiting. Tidak hanya itu, produk ikan air tawar dan aneka olahan hasil laut dari pelaku UMKM dan kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) juga ikut dipasarkan.

Pemprov Kaltara mencatat sektor perikanan daerah terus mengalami pertumbuhan positif. Produksi perikanan tangkap meningkat dari 32.535 ton pada 2023 menjadi 36.867 ton pada 2024 dan kembali naik menjadi 37.988 ton pada 2025.

Menurut Wahyuni, capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi kelautan dan ketangguhan nelayan di wilayah perbatasan.

Ia berharap keberadaan Pasar Ikan Higienis dapat menjadi pusat distribusi hasil laut yang lebih tertata, menjaga stabilitas harga ikan, meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap ikan, sekaligus memperkuat ekonomi pesisir di Kaltara.

Sebagai informasi, Pasar Ikan Higienis permanen di Pelabuhan Perikanan Tengkayu II beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WITA. (Adv)

Pos terkait