NUNUKAN – Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah perbatasan terus digencarkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan. Dalam razia yang menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Pulau Nunukan, petugas menemukan tiga pengunjung yang dinyatakan positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang rutin dilakukan di Kabupaten Nunukan.
“Hasil pemeriksaan ditemukan tiga orang yang positif menggunakan narkoba. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Menurut Anton, razia tidak hanya bertujuan melakukan penindakan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar peredaran dan penyalahgunaan narkotika tidak semakin meluas, khususnya di lingkungan tempat hiburan malam.
Pengunjung yang dinyatakan positif akan menjalani proses pembinaan melalui mekanisme Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di BNNK Nunukan. Selain itu, petugas juga akan mendalami keterlibatan yang bersangkutan untuk memastikan apakah hanya sebatas pengguna atau memiliki kaitan dengan jaringan peredaran narkotika.
“Kami lakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui apakah hanya pengguna atau ada indikasi lain yang mengarah pada aktivitas peredaran,” jelasnya.
Anton menegaskan, posisi geografis Nunukan sebagai wilayah perbatasan menjadikan daerah tersebut rawan dimanfaatkan sebagai jalur transit narkotika. Karena itu, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan dini.
Selain penindakan, BNNK Nunukan juga terus mengedepankan pendekatan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkotika. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak menjadikan narkoba sebagai bagian dari gaya hidup.
“Silakan menikmati hiburan, tetapi jangan sampai menggunakan narkotika. Itu yang terus kami ingatkan kepada masyarakat,” pungkasnya.






