MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, mengajak seluruh pihak untuk menjaga privasi seorang mahasiswi asal Kaltara yang tengah menjalani masa pemulihan di Makassar.
Pesan tersebut disampaikan Zainal saat mengunjungi korban di asrama putri, Jumat (15/5), di sela agenda kerjanya di Kota Makassar.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut didampingi Kanit Reskrim Polsek Tamalate.
Menurut Zainal, kondisi psikologis korban harus menjadi perhatian utama agar proses pemulihan dapat berjalan lebih baik dan tenang.
Karena itu, ia meminta masyarakat maupun media untuk tidak menyebarluaskan informasi yang berpotensi memengaruhi kondisi mental korban.
“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana korban mendapatkan pendampingan dan dukungan untuk pemulihan,” kata Zainal.
Ia menilai dukungan moril dari lingkungan sekitar sangat dibutuhkan agar korban merasa aman dan tetap memiliki semangat menjalani proses pemulihan.
Selain memberikan dukungan langsung kepada korban, Zainal juga berharap proses penanganan yang dilakukan aparat berjalan lancar sehingga dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi korban maupun keluarga.
Menurutnya, pemulihan korban tidak hanya membutuhkan penanganan medis atau hukum, tetapi juga dukungan psikologis dan kepedulian bersama dari berbagai pihak.
“Semoga korban segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas dengan baik,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terhadap warganya yang sedang menghadapi situasi sulit di luar daerah. (Adv)






