NUNUKAN – Suasana haru dan gembira memenuhi Halaman Kantor Bupati Nunukan pada Senin (8/12/2025).
Hari itu menjadi lembaran baru bagi 2.512 tenaga honorer yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Di antara ribuan wajah yang hadir, terselip kisah mengharukan dari seorang honorer bernama Diana, yang tanpa diduga menjadi perhatian Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri.
Acara penyerahan SK dan penandatanganan kontrak kerja berlangsung tertib. Namun suasana berubah hangat ketika Bupati Irwan menyinggung soal kelangkaan Pin Korpri di Nunukan.
“Saya dengar Pin Korpri sudah tidak ada lagi di toko-toko. Banyak yang tidak kebagian. Kebetulan saya punya dua, satu yang dipakai dan satu di rumah. Ibu, sini… saya kasih pin saya,” kata Bupati Irwan sambil memanggil Diana ke depan dan melepas Pin Korpri yang sedang tersemat di dadanya.
Aksi spontan itu langsung disambut tepuk tangan para peserta. Bagi banyak honorer, momen tersebut terasa sebagai simbol penghargaan atas pengabdian yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun.
Dari total 2.512 pegawai yang menerima SK, komposisi penerimaan terdiri dari:
• 2.306 Tenaga Teknis
• 184 Tenaga Kesehatan
• 22 Tenaga Guru
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyebut hari ini sebagai momentum bersejarah yang sudah lama dinanti para honorer.
“Penyerahan SK dan kontrak kerja PPPK Paruh Waktu ini adalah babak penting yang memberi kepastian bagi bapak ibu semua,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa status para honorer kini telah resmi dan sah.
“Dengan diterimanya SK hari ini, tidak ada lagi yang perlu diragukan. Bapak ibu sudah menjadi bagian dari pemerintah,” tegasnya.
Kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang baru diangkat, Bupati Irwan berpesan agar menjaga disiplin dan menunjukkan kualitas kerja terbaik.
“Tunjukkan bahwa bapak ibu layak dipercaya, dan siap mengemban tugas yang lebih besar di masa mendatang,” pesannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Anggota DPRD, Ketua TP2D, Kepala OPD, hingga pimpinan perbankan di lingkungan Pemkab Nunukan.






